Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Sujiwo: Kalau Perlu, Saya Bayar Sendiri! Pasien Miskin Tak Boleh Ditolak Rumah Sakit

BRIMO

Bupati Kubu Raya Pastikan Pelayanan Kesehatan Merata: Tak Boleh Ada Warga yang Terabaikan

Kabar Sungai Raya- Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang adil dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama warga kurang mampu. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi warga yang terabaikan haknya dalam memperoleh pelayanan kesehatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit daerah.

“Saya tidak ingin mendengar lagi ada rakyat kita yang kesulitan berobat hanya karena persoalan biaya atau administrasi. Semua warga berhak mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan profesional,” tegas Sujiwo di Sungai Raya, Jumat (17/10/2025).

Klik Disini

Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp35 miliar untuk menjamin 99,9 persen biaya pelayanan kesehatan masyarakat di wilayahnya. Menurut Sujiwo, kebijakan ini merupakan langkah strategis agar seluruh warga, tanpa terkecuali, dapat mengakses layanan kesehatan secara merata.

“Negara melalui pemerintah daerah sudah menyiapkan Rp35 miliar untuk mengkover hampir seluruh biaya kesehatan masyarakat. Sisanya, sekitar satu persen, akan kita tangani bersama lewat semangat gotong royong,” ujarnya.

Sujiwo: Kalau Perlu, Saya Bayar Sendiri! Pasien Miskin Tak Boleh Ditolak Rumah Sakit
Sujiwo: Kalau Perlu, Saya Bayar Sendiri! Pasien Miskin Tak Boleh Ditolak Rumah Sakit

Baca Juga : Barcelona Siapkan Era Baru Tanpa Lewandowski, Julian Alvarez Jadi Target Utama!

Komitmen Melawan Ketimpangan Pelayanan

Sujiwo juga menyoroti masih adanya laporan tentang pelayanan yang belum maksimal terhadap masyarakat kurang mampu di beberapa fasilitas kesehatan. Ia mengingatkan seluruh tenaga medis dan pengelola layanan publik agar mengedepankan empati dan tanggung jawab moral dalam bekerja.

“Tidak boleh ada pasien yang ditolak hanya karena belum bisa menunjukkan kartu BPJS atau karena tunggakan iuran. Kalau perlu, saya pribadi yang akan menanggung biayanya,” tegas Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat itu.

Ia menambahkan, keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari seberapa besar perhatian dan kepedulian terhadap kesehatan rakyatnya. Menurutnya, kesehatan adalah fondasi utama kemajuan daerah.

“Kesehatan masyarakat adalah investasi jangka panjang. Kalau rakyat sehat, ekonomi juga ikut tumbuh,” ujarnya penuh keyakinan.

Langkah Nyata di Lapangan

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berencana memperluas jangkauan layanan kesehatan hingga ke pelosok desa dengan memperkuat fasilitas puskesmas pembantu (Pustu) dan posyandu. Program pemerataan tenaga medis, penyediaan obat-obatan, serta pelatihan petugas kesehatan desa juga akan menjadi fokus utama.

Selain itu, Pemkab Kubu Raya juga berupaya meningkatkan kolaborasi dengan pihak swasta dan lembaga sosial untuk mendukung pembiayaan dan fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama. Saya ingin masyarakat Kubu Raya benar-benar merasakan hadirnya negara dalam urusan kesehatan mereka,” pungkas Sujiwo.

Dengan langkah konkret dan kepemimpinan yang humanis, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap dapat mewujudkan daerah yang sehat, sejahtera, dan berkeadilan bagi semua warganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *