Polres Kubu Raya Siaga Penuh Antisipasi Banjir Rob, Warga Diimbau Tetap Waspada
Kabar Sungai Raya- Potensi banjir rob yang mengintai wilayah Kubu Raya, Kalimantan Barat, membuat jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya bergerak cepat. Mengingat curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi beberapa hari terakhir, Polres menyiagakan personel untuk memastikan keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas di jalan raya.
Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasi Humas Iptu P. Pasaribu menegaskan bahwa langkah-langkah pencegahan sudah dipersiapkan sejak dini. “Kami sudah siapkan personel di lapangan. Mereka akan membantu mengamankan wilayah yang rawan banjir, memantau genangan air, hingga siap melakukan evakuasi warga jika situasi memburuk. Selain itu, personel lalu lintas akan bersiaga untuk mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan di jalur yang tergenang,” jelas Pasaribu, Minggu (14/9/2025).
Selain kesiapsiagaan aparat, pemantauan cuaca juga dilakukan secara intensif bekerja sama dengan instansi terkait. Data prakiraan cuaca menjadi acuan utama dalam menentukan titik-titik rawan banjir rob dan memetakan rencana pengamanan.

Baca Juga : Jalan Sungai Raya Dalam Longsor, Bupati Sujiwo Pastikan Perbaikan Cepat Dilakukan
Imbauan untuk Warga
Pasaribu mengingatkan masyarakat yang tinggal di dataran rendah, dekat sungai, atau daerah yang sering tergenang agar selalu waspada. “Genangan air bukan hanya mengancam rumah, tetapi juga mengganggu aktivitas warga di jalan raya. Kami minta warga untuk kurangi kecepatan kendaraan saat melintas di jalan berair, jaga jarak antar kendaraan, dan jangan memaksakan diri menyeberang jika arus air terlalu deras,” ujarnya.
Selain itu, Polres Kubu Raya juga membagikan panduan praktis untuk mengurangi risiko bencana. Warga diminta menyimpan barang-barang berharga di tempat yang lebih tinggi, menyiapkan peralatan darurat seperti senter dan obat-obatan, serta memastikan instalasi listrik aman dari air.
“Jika air sudah mulai masuk rumah, segera matikan aliran listrik untuk mencegah korsleting yang dapat memicu kebakaran atau sengatan listrik,” tambahnya.
Kolaborasi Masyarakat dan Aparat
Pasaribu menekankan bahwa keberhasilan penanganan banjir tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. “Kesiapsiagaan aparat akan lebih efektif jika masyarakat turut berperan. Tetap tenang, waspada, dan saling membantu jika ada tetangga yang terdampak. Kewaspadaan bersama adalah kunci keselamatan kita semua,” tegasnya.
Dengan langkah-langkah preventif ini, Polres Kubu Raya berharap dampak banjir rob dapat diminimalisir. Pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat diharapkan terus berkoordinasi sehingga bencana tidak sampai menimbulkan kerugian besar maupun korban jiwa.















