Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Kakak Tega Gelapkan Motor Adik Kandung

BRIMO

Kakak Tega Gelapkan Motor Adik Kandung, Polsek Sungai Ambawang Bergerak Cepat

Kabar Sungai Raya- Warga Kubu Raya, Kalimantan Barat, digemparkan oleh kisah pilu yang melibatkan hubungan kakak dan adik. Seorang pria berinisial DY (29), warga Pontianak Utara, nekat menggelapkan motor milik adik kandungnya sendiri. Aksi ini berujung pada penangkapan oleh Unit Reskrim Polsek Sungai Ambawang, Polres Kubu Raya.

Kasus ini bermula dari laporan keluarga korban yang merasa dikhianati. DY datang ke rumah orang tuanya di Komplek Alfeka, Desa Ampera, pada Rabu 27 Agustus 2025. Dengan alasan ingin mengambil ponsel yang tertinggal, DY meminjam motor Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi KB 3126 SX milik adiknya. Motor itu ia pinjam lewat sang ibu. Awalnya sang ibu sempat menolak, namun bujukan DY yang berjanji akan membawa anaknya ikut berkunjung membuat hati sang ibu luluh.

Klik Disini
Kakak Tega Gelapkan Motor Adik Kandung
Kakak Tega Gelapkan Motor Adik Kandung

Baca Juga : Bupati Sujiwo Bentuk Tim Gabungan, Jalan Rusak di Kubu Raya Akan Diawasi Ketat

Janji tersebut ternyata hanya siasat. Motor tak pernah kembali ke rumah.

Hingga Sabtu 30 Agustus 2025, keluarga pun mengetahui kenyataan pahit. DY mengaku telah menjual motor adiknya di kawasan Kampung Beting, Pontianak Timur, dengan harga hanya Rp3 juta. Padahal, motor tersebut bernilai sekitar Rp25 juta.

“Setelah menerima laporan, Unit Reskrim bergerak cepat melakukan penyelidikan. Pelaku akhirnya berhasil kami amankan pada Rabu 3 September 2025 saat kembali ke rumah orang tuanya. DY mengakui perbuatannya,” jelas Kasubsi Penmas Polsek Sungai Ambawang Aiptu Ade, mewakili Kapolsek AKP Prambudi, Kamis 4 September 2025.

Menurut Ade, kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat agar lebih berhati-hati, bahkan kepada orang terdekat sekalipun.

“Kasus ini masih kami kembangkan. Keberadaan motor hasil penggelapan itu sedang kami telusuri,” tegasnya.

Kini, DY harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Polisi masih melakukan upaya untuk menemukan kembali motor yang sudah dijual tersebut.

Peristiwa ini menyisakan luka mendalam bagi keluarga. Sang ibu dan adik korban mengaku kecewa sekaligus terpukul. Kepercayaan yang sudah diberikan ternyata dikhianati oleh darah daging sendiri.

Kasus DY juga menjadi pengingat bahwa masalah ekonomi sering kali mendorong seseorang untuk melakukan tindakan yang merugikan orang lain, bahkan keluarga. Polisi berharap masyarakat lebih bijak menghadapi tekanan hidup dan tidak menempuh jalan pintas yang justru memperburuk keadaan.

Polisi Percepat Penelusuran Motor

Polisi terus menyisir beberapa lokasi di Pontianak Timur untuk menemukan motor Honda Vario yang DY jual. Tim Reskrim Polsek Sungai Ambawang mengunjungi sejumlah bengkel dan lapak jual-beli kendaraan bekas. Mereka juga menghubungi beberapa saksi yang mungkin mengetahui transaksi tersebut.

Selain itu, penyidik mengumpulkan informasi dari warga sekitar Kampung Beting. Dari informasi itu, mereka mendapatkan gambaran tentang orang yang membeli motor hasil penggelapan. Dengan data yang lebih jelas, polisi berencana menyergap pembeli tersebut dan mengamankan barang bukti.

Keluarga Alami Luka Batin

Sementara penyidikan berjalan, keluarga korban mencoba memulihkan keadaan. Sang adik masih syok karena kehilangan motor kesayangannya. Sang ibu juga merasa sedih karena kakak dan adik yang selama ini akur berubah menjadi masalah hukum.

Meski kecewa, keluarga tetap mendukung proses hukum agar masalah ini selesai secara adil. Mereka juga berharap DY sadar dan memperbaiki sikapnya di kemudian hari.

Masyarakat Diminta Waspada

Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati. Ia mendorong warga agar lebih selektif meminjamkan barang berharga, bahkan kepada orang terdekat sekalipun. Langkah pencegahan ini bisa membantu menghindari masalah serupa.

Ade menekankan bahwa pihak kepolisian akan terus menindak kasus-kasus penggelapan secara tegas. Dengan begitu, masyarakat merasa lebih aman dan percaya pada penegakan hukum.

Upaya Penyelesaian Masalah

Setelah penangkapan DY, polisi berencana mengundang pihak keluarga untuk duduk bersama. Langkah ini bertujuan agar semua pihak memahami proses hukum dan mendapatkan keadilan. Jika motor berhasil ditemukan, korban bisa segera menerimanya kembali.

Polsek Sungai Ambawang ingin menutup kasus ini dengan solusi yang tepat. Mereka juga berharap kejadian ini menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat. Dengan kesadaran kolektif, tindakan serupa dapat dicegah di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *